Connect with us

Techno

Begini Kisahnya Startup Pameran Online Ini Raup Untung dari Pandemi Corona

Avatar

Published

on

Pandemi virus Corona yang menyebar ke seluruh penjuru dunia membuat banyak penyelenggaraan kegiatan seperti pameran berskala besar batal digelar. Sejumlah penyelenggara kegiatan mengubah format kegiatannya dari offline ke online. Tren ini memberi peluang bisnis luas bagi perusahaan pengelola platform penyelenggara acara. Seperti yang dirasakan EventXtra, startupplatform penyelenggara acara multiguna asal Hong. Perusahaan ini meraih pertumbuhan pendapatan hingga 300 persen dari penyelenggaraan berbagai kegiatan acara online (virtual exhibition) yang disediakan melalui platformnya. Startup yang berdiri pada 2014 ini menyediakan solusi Virtual Exhibition yang bisa mengkonversi penyeleggaraan acara–acara berskala besar menjadi event online.

Selain menyediakan segala dukungan digital dalam proses pelaksanaan pameran visual tersebut, startup ini juga mewadahi para penyelenggara acara dengan mengintegrasikan pekerjaan sebelumnya. Mereka juga memberikan pengalaman interaktif selama acara, serta menyediakan laporan data analisis, yang terbukti efektif mampu menjadi solusi bagi permasalahan bisnis. Sum Wong, Co Founder EventXtra, Minggu (21/6/2020) mengatakan,selama pandemi berlangsung, lebih dari 90 persen acara offline ditunda serta dibatalkan. Pihaknya bisa memfasilitasi para penyelenggara acara dan partisipan dengan memberikan solusi platform keseluruhan manajemen acara, termasuk di dalamnya koordinasi, registrasi, pembayaran, serta data analisis dari traffic acara dan sebagainya.

Fitur – fitur yang terdapat dalam Virtual Exhibition meliputi: 1. Proses Operasional Yang Efisien yang mencakup urusan membuat form registrasi, manajemen partisipan serta pendaftaran dan mengirimkan notifikasi email dan SMS 2. Menciptakan Lingkungan Virtual berupa penciptaan lingkungan virtual, seperti tempat pameran, booth acara, iklan, ruangan konferensi, dan sebagainya.

3. Memaksimalkan Pengalaman Berjejaring melalui“Virtual Exhibition Hall” bagi partisipan untuk mengunjungi booth atau menghadiri webinar. Partisipan dapat memulai percakapan pribadi dan bertukar kartu nama digital di dalam platform. Partisipan juga dapat berkomunikasi dengan penjual serta membuat perjanjian online maupun offline 4. Statistik Keterlibatan dalam Pameran Virtual dengan memberikan data analisis menyeluruh bagi penyelenggara acara maupun pihak yang terlibat dalam pameran, seperti traffic , jumlah rata rata yang telah menyaksikan video, jumlah brosur yang telah diunduh, serta jumlah pertanyaan dan sebagainya.

EventXtra juga menyiapkan freebies untuk yang berminat menjadi penyelenggara acara, dengan menawarkan form registrasi yang dapat diunduh, dan uji coba sistem registrasi via online. EventXtra saat ini mendapat dukungan pendanaan dari UB Ventures, Inc (UB Ventures), sebuah perusahaan permodalan usaha yang fokus kepada bisnis berlangganan dari Jepang. Untuk mendukung ekpansi bisnis di Asia, EventXtra menjalin kerjasama strategis dengan Pico X, unit bisnis digital strategis Pico Group (Pico). Pico adalah perusahaan aktivasi yang beroperasi di lebih dari 40 kota penjuru dunia.

Caption: Pameran virtual yang terdapat di platform EventXtra.

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Techno

Indosat Ooredoo Tempat Paling Nyaman Buat Bekerja di Asia HR Asia Award

Avatar

Published

on

Indosat Ooredoo meraih HR Asia Award sebagai salah satu "Best Companies to Work for in Asia 2020," penghargaan bergengsi untuk perusahaan yang dinilai berhasil dalam mengembangkan talentanya sebagai aset perusahaan yang berharga. Penghargaan ini menjadi pengakuan buat Indosat Ooredoo sebagai tempat kerja terbaik bagi masyarakat untuk mengembangkan karirnya. HR Asia adalah salah satu publikasi paling otoritatif di Asia untuk Profesional HR Senior. President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al Neama mengatakan, perusahaannya selalu melibatkan karyawan dalam transformasinya menuju perusahaan telekomunikasi digital terdepan.

"Sebagai perusahaan yang telah berusia 53 tahun, upaya kami untuk selalu menjadi tempat terbaik untuk bekerja dan tetap relevan dengan angkatan kerja dari generasi ke generasi tentu lebih besar daripada perusahaan perusahaan yang lebih baru," ujarnya melalui keterangan pers tertulis, Kamis (20/8/2020). "Pengakuan ini telah mengkonfirmasi bahwa kami berada di jalur yang benar dan lebih dekat dengan visi kami. Penghargaan ini juga akan menjadi penyemangat bagi seluruh karyawan perusahaan untuk terus memberikan kinerja terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan kami," imbuhnya. Lebih dari 300 perusahaan dari 12 negara di seluruh Asia berpartisipasi dalam penghargaan ini. Penilaian penghargaan dilakukan melalui survei online kepada para karyawan, kunjungan kantor, presentasi, dan audit.

Indosat Ooredoo dinyatakan menang di semua variabel penilaian dengan hasil survey jauh lebih baik dari rata rata seluruh peserta. Indosat Ooredoo saat ini melanjutkan program transformasi perusahaan dengan menerapkan Strategi 3 Tahun yang dimulai tahun 2018. Melalui program transformasi tersebut, Indosat Ooredoo terus mengembangkan dan memberdayakan karyawannya dengan memberikan mereka kesempatan untuk merasa memiliki dan memberikan dampak nyata dalam organisasi.

Perusahaan juga berkomitmen untuk memberikan lebih banyak tantangan bagi karyawannya untuk berkembang dan mencapai tujuan mereka.

Continue Reading

Techno

Simak Spesifikasi Lengkapnya Harga realme C15 yang Dijual dari Rp 2 Jutaan

Avatar

Published

on

Realme resmi membawa HP teranyarnya ke Indonesia, realme C15. Realme C15 hadir dengan baterai 6000 mAh. Dikutip dari Kompas.com, baterai tersebut diklaim dapat bertahan selama 57 hari dalam mode standby.

Pihak realme juga mengklaim bahwa HP terbarunya bisa digunakan untuk bermain PUBG Mobile selama 30 ronde dalam kondisi baterai terisi penuh hingga habis. Tak hanya itu, fitur yang ditawarkan juga menarik. C15 dari realme dapat dijadikan power bank dengan voltase 6,5 Watt.

HP ini hadir dengan layar 6,5 inci HD+. Realme C15 juga hadir dengan empat kamera belakang. Masing masing terdiri dari kamera utama 13 MP (f/2.2), kamera ultra wide 8 MP (f/2.2S), kamera black and white 2 MP (f/2.4), serta kamera "retro" 2 MP (f/2.4).

Realme mengklaim bahwa kamera black and white dan kamera "retro" yang ada di Realme C15 dapat menghasilkan efek visual klasik ala foto lawas. Dari dapur pacu, C15 diotaki Mediatek Helio G35. Chipset tersebut diklaim dapat memainkan game terkini.

C15 hadir dalam tiga varian RAM dan penyimpanan internal. Yakni 3/64 GB, 4/64 GB, dan 4/128 GB. Realme C15 dibanderol dengan harga 2 juta untuk varian 3/ 64GB.

Sementara varian 4/ 64GB dijual dengan harga Rp 2,2 juta, dan varian 4/128GB seharga Rp 2,5 juta. 164.5 x 75.9 x 9.8 mm 6.5 inches

720 x 1560 pixels, 20:9 ratio Android 10, realme UI 1.0 MediaTek Helio G35 (12 nm)

Octa core 2.3 GHz Cortex A53 PowerVR GE8320 3/64 GB, 4/64 GB, dan 4/128 GB

13 MP 8 MP 2 MP

2 MP MP 6000 mAh

Continue Reading

Techno

Lamida Bisa Jadi Jalan Keluar Bingung Menjadikan Dunia Kecantikan sebagai Ladang Bisnis

Avatar

Published

on

Menjadi cantik merupakan hak dan kebutuhan perempuan tanpa terkecuali. Oleh karenanya, banyak produk kecantikan diciptakan untuk menjadi solusi dalam upaya perawatan. Ibarat jamur di musim hujan, tak sedikit pula orang di Indonesia menekuni dunia kecantikan sebagai ladang bisnis. Sebab, pasar produk kecantikan di Indonesia cukup tinggi.

Mengusung pemberdayaan perempuan, Startup e Commerce Lamidasengaja khusus membidik pasar tersebut. Lamida, startup e commerce khusus kecantikan, itu hadir dengan visi misi 3E yakni Embrace, Encourage, Empower. Jadi, bagi siapa saja yang ingin menekuni dunia kecantikan sebagai ladang bisnis, namun takut dan bingung memulainya, Lamida bisa jadi solusi kalian.

Lamida melibatkan beauty influencer dan komunitas yang akan mengajak para perempuan Indonesia, khususnya yang ingin menapaki karier di dunia kecantikan, untuk bisa bersama sama menjadi ahli dan terampil, sehingga keahlian tersebut bisa menjadi pilihan karier yang sifatnya permanen. Julia Maramis, Director Lamida Indonesia, mengatakan saat ini banyak sekali perempuan yang menggemari dunia kecantikan, namun hanya sebatas sebagai penonton. Padahal, menurut dia, mereka punya keinginan untuk memiliki skill tersebut.

Permasalahannya adalah hampir semua mengatakan masih takut untuk memulainya. "Takut jelek, takut di bully, dan sebagainya. Kini kami di Lamida akan merangkul para perempuan tersebut dengan beragam kampanye yang telah kami siapkan," ucapnya. Tujuannya, lanjut dia, adalah untuk memberdayakan para perempuan tersebut langkah demi langkah, level demi level, hingga mereka ada di level mandiri.

"Untuk selanjutnya mereka bisa menyebarkan lagi semangat yang kami usung,” ujar Julia Maramis. Julia menambahkan maraknya persaingan e commerce saat ini tak menjadi halangan bagi Lamida untuk masuk ke pasar kecantikan Indonesia. Diyakininya pasar perempuan Indonesia yang belum tersentuh dan terberdayakan masih sangat luas.

Oleh sebab itu, hadirnya Lamida dapat menjadi “rumah” yang tak hanya menggali, namun juga mengerti dan akan menerima mereka apa adanya. Tentang adanya keterlibatan beauty influencer dan komunitasnya, hal ini tak lepas dari kesamaan visi misi untuk mendorong perempuan Indonesia naik level di dunia kecantikan. Segala kesulitan di awal kiprah para influencer akan dibagikan melalui sharing session secara daring agar para pemula bisa mendapatkan gambaran perjalanan yang harus dijalani.

Olin, beauty influencer yang juga ketua komunitas kecantikan bernama Indo Beauty Squad, menyadari karier di dunia kecantikan tidak mudah. Namun, ia berharap kepada mereka untuk tidak putus asa. "Mulai saat ini Lamida dan para beauty influencer Indonesia telah berkomitmen untuk berkolaborasi dalam banyak campaign yang akan membantu kamu menapaki karir di dunia kecantikan,” ujar Olin.

Lamida menandakan peluncuran platform website www.lamida.id dan aplikasi Lamida ID yang bisa diunduh di Playstore berbarengan dengan campaign pertamanya bertajuk #MEaningful pada 20 July 2020.

Continue Reading

Trending