Connect with us

Bisnis

Paket Hemat Burger King hingga Richeese Factory Pizza PHD Rp 15 Ribuan Promo Bulan Juli 2020

Avatar

Published

on

Simak daftar restran cepat saji yang berikan promo spesial di awal bulan Juli 2020. Mulai dari Burger King, Richeese Factory, PHD, dan J.CO berikan promo dengan penawaran menarik. Seperti halnya Burger King bagi bagi promo Drive Thru dengan paket harga hemat Rp 89.091.

Kemudian, Pizza Hut Delivery juga berikan promo weekend seru pizza seharga Rp 15 ribu. Segera cek promo apa saja yang bisa kamu nikmati bersama keluarga saat akhir pekan. Melansir akun Instagram resmi @burgerking_id , pecinta burger bisa menikmati promo spesial King Savers.

Promo ini berlaku untuk pembelian drive thru, takeaway, dan delivery saja. Layanan drive thru ini sangat mendukung kebijakan sosial distancing di masa New Normal. Nikmati paket hemat berisi 2 pcs ayam krispi + 2 cheeseburger + 2 fries + 2 nasi + 2 teh original +2 coke dengan harga Rp 89.091.

Sementara untuk harga paket King Savers normal adalah Rp 177.726. Promo berlaku sampai 10 Juli 2020 Tunjukkan gambar ini saat pemesanan di kasir, drive thru atau take away

Tersedia untuk drive thru, take away, delivery, bkdelivery.co.id, dan call centre 15000 25 Promo berlaku di semua outlet BK, kecuali outlet Airport T3 Ultimate Promo berlaku selama persediaan masih ada

Gratis ongkir dengan minimum pembelian Rp75,000 Nikmati momen weekend sambil menikmati promo spesial PHD. Melansir dari Instagram resmi @phd_id, PHD berikan promo pizza HEBOH cuma Rp 15 ribuan.

Ada tiga varian pizza yang bisa kamu coba. Tersedia 3 topping enak yg wajib kamu cobain semuanya. Mulai dari Cheese Frank, Beef BBQ dan Honey Mustard.

Promo ini hanya berlaku untuk pembelian langsung di outlet mulai pukul 15.00 18.00 WIB. Selain itu, PHD juga berikan promo Beli 1 Gratis 1 yang berlaku sampai hari ini, Minggu (5/7/2020). Setiap beli Triple MeatLovers akan mendapat gratis 1 Tuna Melt Pizza.

Promo ini bisa kamu nikmati dengan harga Rp 78 ribuan. Nikmati promo spesial Richeese Factory dengan banyak pilihan paket hemat. Nikmati promo paket 3 Combo Fire Chicken Strips with rice dengan harga mulai Rp 66.818.

Ada juga promo 2 Combo Strips with rice dengan harga mulai Rp 44.545. 1. Berlaku mulai 4 Juli 2020 di seluruh outlet Richeese Factory. 2. Promo berlaku Dine In, Take Away dan Drive Thru.

3. Combo Fire Chiken Strips tidak tersedia di Banda Aceh, Batam, Binjai, Dumai, Padang, Pekanbaru, dan Pontianak. 4. Harga belum termasuk pajak dan berbeda di beberapa outlet. 5. Selama persediaan masih ada.

J.CO juga berikan promo spesial yang berlaku mulai 6 8 Juli 2020. Promo J.CO kali ini berlaku di seluruh store yang ada di Indonesia. Nikmati promo Rp 104 Ribu untuk 2 Dzn DONUTS atau 1 Dzn DONUTS+1 JCOFFEE due+1 JCOOL couple.

Bisa juga dapatkan promo Rp 52 ribu untuk 2 JCOFFEE due/ 2 JCOOL couple atau 1 JCOFFEE due + 1 JCOOL couple. Promo J.CO kali ini terbagi menjadi dua kategori. Pada Senin, (6/7/2020) ditujukan bagi pemegang kartu debit/ kredit/ e cash Mandiri.

Sementara itu, pada Selasa (7/7/2020) dan Rabu, (8/7/2020) berlaku untuk semua jenis transaksi (umum).

Bisnis

Dinilai Ada Respon Positif Pelaku Pasar 26 Agustus 2020 Rupiah Menguat menuju Rp 14.585 per Dolar AS

Avatar

Published

on

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot dibuka menguat ke Rp 14.585 per dolar AS, Rabu (26/8/2020). Berdasarkan dataBloomberg,posisi rupiah naik 0,44 persen dari penutupan Selasa (25/8/2020), yakni Rp 14.649 per dolas AS. Dengan posisi ini, rupiah juga menjadi mata uang dengan penguatan tertinggi di Asia.

Hingga pukul 09.00 WIB, sebagian besar mata uang di kawasan berada di zona hijau. Di mana baht Thailand berada satu tingkat di bawah rupiah setelah menguat 0,19%. Disusul, dolar Taiwan yang naik 0,18%, yuan China yang terkerek 0,15%, dan ringgit Malaysia yang terapresiasi 0,02%.

Selanjutnya, dolar Singapura dan dolar Hong Kong yang masing masing menguat tipis 0,007% dan 0,004%. Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah turun 0,11%. Diikuti oleh won Korea Selatan yang melemah 0,10% dan peso Filipina turun 0,002% di pagi ini.

Dinilai ada respons positif pelaku pasar terhadap perkembangan vaksin Covid 19 yang mampu menjaga pergerakan mata uang Garuda tetap menguat pada perdagangan Rabu (26/8/2020). Analis Pasar Uang Bank Mandiri, Reny Eka Putri mengatakan meski angka peningkatan kasus baru Covid 19 masih tinggi, namun pasar tetap merespon positif perkembangan vaksin di dalam negeri. "Selain itu, pasar juga melihat kebijakan quantitative easing (AS) yang telah diterapkan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) bakal membuat likuiditas," ujar Reny kepada , Selasa (25/8/2020).

Reny menilai dengan sentimen yang ada bakal memberikan tekanan bagi pergerakan dolar AS ke depan. Dengan begitu, penguatan nilai tukar rupiah diyakini masih akan berlanjut. Dia memproyeksikan rupiah berada di dikisaran Rp 14.525 Rp 14.635 per dolar.

Adapun kurs rupiah di bank bank besar di Indonesia, seperti di Bank Central Asia (BCA), kurs jual dipatok pada Rp 14.640 per dolar AS. Sementara untuk kurs beli BCA adalah Rp 14.610 per dolar AS. Lantas, bagaimana kurs Rupiah terhadap dolar AS di 5 Bank Besar?

Jual: Rp 14.640 Beli: Rp 14.610 Jual: Rp 14.764

Beli: Rp 14.464 Jual: Rp 14.700 Beli: Rp 14.550

Jual: Rp15.000 Beli: Rp 14.300 Jual: Rp 14.835

Beli: Rp 14.365 25 Agustus 2020: Rp 14.632 24 Agustus 2020: Rp 14.794

19 Agustus 2020: Rp 14.786 18 Agustus 2020: Rp 14.907 14 Agustus 2020: Rp 14.917

13Agustus 2020: Rp 14.877 12Agustus 2020: Rp 14.777 11Agustus 2020: Rp 14.728

10Agustus 2020: Rp 14.750 Agustus 2020: Rp 14.647 Agustus 2020: Rp 14.587

Agustus 2020: Rp 14.697 Agustus 2020: Rp 14.697 Agustus 2020: Rp 14.713

Continue Reading

Bisnis

Segera Klaim melalui Chat WA 08122123123 atau Akses www.pln.co.id Token PLN Gratis Agustus 2020

Avatar

Published

on

Para pelanggan 450 VA, Anda masih bisa mengakses token listrik gratis dan diskon 50 persen bagi pelanggan 900 VA dari PLN untuk Agustus 2020. Cara klaim token listrik gratis dan diskon 50 persen dapat dilakukan dengan dua cara, yakni login diwww.pln.co.idatau melalui WhatsApp. Pemerintah melalui PLN memberikan keringanan tarif listrik kepada sebagian masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid 19.

Hal ini bertujuan untuk menekan dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Pelanggan 450 VA akan mendapatkan token gratis senilai pemakaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Kemudian, pelanggan 900 VA bersubsidi akan mendapatkan diskon sebesar 50 persen dihitung dari pemakaian bulanan tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Bagi pelanggan PLN listrik prabayar, layanan diskon dan gratis listrik bisa didapatkan dengan dua langkah mudah. Klaim token listrik dari PLN dapat diakses melalui website resmi PLN atau WhatsApp. Pelanggan dapat masuk ke situs PLNwww.pln.co.idatau mengirimkan nomor ID ke WA 08122 123 123.

Awalnya, keringanan token listrik gratis tersebut berlaku selama tiga bulan pada April, Mei, hingga Juni 2020. Namun, kini program ini diperpanjang hingga Desember mendatang. 1. Buka situswww.pln.co.idkemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid 19.

2. Masukkan ID Pelanggan/Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar. 3. Pelanggan tinggal memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Selain itu, pelanggan juga bisa mengakses melalui WA ke nomor 08122 123 123. Caranya: 1. Buka Aplikasi WhatsApp

2. Chat WhatsApp ke 08122 123 123, ikuti petunjuk, satu di antaranya masukkan ID Pelanggan. Maka, token gratis akan muncul. 3. Pelanggan diharuskan memasukkan Token Gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

PLN melalui akun Instagram resminya telah membagikan cara bedakan pelanggan subsidi dan non subsidi. Cek struk pembayaran sebelumnya. Lihat pada kolom Tarif/Daya.

Jika tertera kode R1, maka berhak mendapatkan keringanan. Cek struk pembayaran sebelumnya. Lihat pada kolom Tarif/Daya.

Jika tertera kode R1M, maka tidak mendapatkan keringanan.

Continue Reading

Bisnis

Isu IPO Subholding Pertamina Terlalu Dibesar-besarkan Rhenald Kasali

Avatar

Published

on

Pakar manajemen bisnis Universitas Indonesia Rhenald Kasali mengkritisi banyaknya suara sumbang terkait rencana initial public offering (IPO) subholding Pertamina. Termasuk di antaranya, mengenai tudingan bahwa IPO adalah cara untuk menjual Pertamina sebagai BUMN. “Isu terkait rencana IPO subholding terlalu dibesar besarkan. Ini kan hanya subholding nya. Kalau IPO diartikan sebagai menjual perusahaan, itu tidak paham manajemen bisnis. Karena yang dijual bukan perusahaannya, tetapi sahamnya. Dan pemegang saham mayoritas tetap Pemerintah,” tegas Rhenald dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, hari ini, Sabtu (15/8/2020).

Rhenald melanjutkan, bahwa penjualan saham memiliki dimensi luas. Misalnya terkait kepercayaan, yaitu untuk meningkatkan governance control. Dalam hal ini, pengawasan tidak hanya dilakukan Menteri BUMN, tetapi juga publik. Rencana IPO subholding, menurut Rhenald, merupakan cara Pertamina untuk membuat organisasi tersebut menjadi efisien, cepat bergerak, dan dapat survive melewati masa berat. Karena saat ini tidak mudah mengelola perusahaan. Dalam 12 tahun terakhir, misalnya, perusahaan migas menghadapi tiga kali gejolak h

Arga. Rhenald mencontohkan saat Pandemi COVID 19 yang mengakibatkan permintaan turun, suplai naik. Kebutuhan avtur turun, orang bepergian turun, harga turun, investor tidak ada yang tertarik untuk investasi mencari minyak. “Jadi mau apa kalau ini tidak boleh, itu tidak boleh? Itu bisa mati!” tegas Rhenald. Terkait hal itu, Rhenald melihat, bahwa Pertamina mencari cara lain, yaitu dengan kolaborasi. Dan yang dilakukan Pertamina, adalah hal biasa yang sah sah saja dan tidak perlu dipersoalkan.

“Mari kita berpikir dengan cara cara baru dalam melihat dunia migas kita. Jangan berpikir tentang kedaulatan saja, tetapi juga ketahanan. Ketahanan, yaitu bagaimana sesuatu di dunia ini sudah kolaborasi antar bangsa. Karena saat ini tidak ada yang bisa berdiri sendiri, semua kolaborasi,” jelas Rhenald. Itu sebabnya, menurut Rhenald, rencana IPO subholding Pertamina memang tak perlu dipersoalkan. Apalagi, hingga saat ini belum upaya konkret bahwa Pertamina akan melakukan IPO subholding nya. “Belum sampai ke sana. Ini kan belum ada statement, belum ada keputusan,” kata dia.

Dan kalau pun dilaksanakan, lanjut Rhenald, tentu membutuhkan persiapan panjang dan waktu lama. Misal terkait persiapan akuntansi, governance, pembenahan aset aset, dan sebagainya. “Bisa jadi butuh waktu enam bulan atau paling cepat satu tahun. Tapi apa benar mau IPO? Saya kok tidak baca itu. Dialog public juga belum ada,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending