Connect with us

Sport

Petronas Yamaha SRT Klaim Valentino Rossi Pebalap Mereka Musim Depan di MotoGP

Avatar

Published

on

Kepala tim Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, memastikan Valentino Rossi akan menjadi pebalap anyar timnya musim depan. Meski demikian, Razlan Razali masih belum bisa memberi kejelasan kapan Rossi akan menanda tangani kontrak di Petronas. Ketika berbicara tentang masa depan Rossi, Razlan Razali juga menyinggung hasil MotoGP Andalusia akhir pekan lalu.

Rossi pada seri kedua MotoGP 2020 itu berhasil naik podium setelah finis urutan tiga di belakang Fabio Quartararo ( Petronas Yamaha SRT) dan Maverick Vinales ( Monster Energy Yamaha). Melihat hasil MotoGP Andalusia, Razlan Razali yakin Rossi bisa tampil maksimal ketika bergabung dengan Petronas Yamaha SRT musim depan. "Jika Rossi bisa mempertahankan performanya seperti di MotoGP Andalusia, dia akan menjadi aset besar bagi kami," kata Razlan Razali dikutip dari situs BT Sport .

"Saya tidak tahu bagaimana mengatakannya, Rossi akan menjadi pebalap baru kami untuk musim 2021," ujar Razlan Razali sambil tersenyum. Rossi pada MotoGP Andalusia berhasil menunjukkan peningkatan performa dibandingkan saat seri pertama, MotoGP Spanyol. Pada MotoGP Spanyol, Rossi tampil buruk sejak hari pertama latihan bebas, kualifikasi, hingga balapan.

Rossi pada hari pertama MotoGP Spanyol terlempar dari 10 besar bahkan sempat menempati urutan 20 latihan bebas. Performa Rossi tak kunjung membaik pada hari kedua karena hanya bisa menempati urutan 11 sesi kualifikasi. Puncaknya, Rossi gagal finis pada balapan MotoGP Spanyol karena masalah mekanik.

Satu pekan berselang, Rossi menunjukkan peningkatan performa di MotoGP Andalusia. Rossi pada hari pertama MotoGP Andalusia berhasil menjadi pebalap tercepat kedua dalam daftar gabungan waktu FP1 dan FP2. Penampilan Rossi terlihat semakin konsisten ketika sukses mengakhiri kualifikasi di urutan empat hingga naik podium ketiga MotoGP Andalusia.

Terkait masa depannya, Rossi sebelum MotoGP 2020 dimulai sudah menyatakan 99 persen akan bergabung ke Petronas Yamaha SRT musim depan. Sama seperti Razlan Razali, Rossi saat itu juga belum bisa memberi kejelasan waktu tanda tangan kontrak. Rossi menyebut masih ada satu masalah yang membuat penandatanganan kontrak ini harus tertunda.

Satu masalah itu adalah siapa saja kru yang akan ikut dengan Rossi dari Monster Energy Yamaha ke Petronas Yamaha SRT. Rossi menilai masalah itu masih menggantung karena hingga saat ini Fabio Qurtararo belum membuat keputusan. Fabio Quartararo adalah pebalap yang akan menggantikan Rossi di Monster Energy Yamaha musim depan.

Terkait durasi kontrak, Rossi diyakini akan diikat Petronas Yamaha SRT untuk musim 2021 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Terdekat, Rossi akan bersiap untuk mengikuti seri ketiga MotoGP 2020, GP Ceko, di Srikuit Brno, Minggu (9/8/2020).

Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat.

Sport

Aries Susanti Rahayu kisah Saat Jadi Nomor Satu di Kejuaraan Dunia

Avatar

Published

on

– Atlet panjat tebing wanita Indonesia, Aries Susanti Rahayu ternyata sedang cedera pada jari tangan kanannya dalam laga final di Kejuaraan IFSC Climbing World Cup 2019 di Cina. Namun, berkat tekadnya yang kuat serta dukungan dari sekitar Aries sanggup melanjutkan perlombaan hingga akhirnya ia sukses mencatatkan waktu tercepat 6,9 detik. Torehan itu membawa Aries mendapat medali emas dan sekaligus memecahkan rekor dunia yang sebelumnya dipegang oleh Yi Ling Song, 7,1 detik .

Dalam bincang santai dengan Eiger yang disiarkan langsung di Instagram. Wanita kelahiran Grobogan 25 tahun silam itu mengungkapkan bahwa sebelum berlomba dirinya selalu ingat dari perkataan sang pelatih. “Sebelum pecah rekor, itu posisi aku lagi cedera di tangan. Pas kualifikasi itu kambuh, sempat bengkak, lusanya final. Saya sempat nangis gimana ya buat final, padahal ini World Cup,” cerita Aries, Kamis (13/8/2020). “Saya terus langsung ingat kata kata pelatih. Lupain rasa sakit, fokus ke pemanjatan kalau memang harus sakit, ya sakit sekalian. Nanti setelah perlombaan langsung di terapi. Alhamdulillah, Allah kasih rezeki buat Aries di hari itu,” jelasnya.

Tak hanya itu, Aries mengatakan dirinya selalu punya tekad yang kuat ketika bertanding. Pasalnya, dirinya sangat tidak suka jika dalam perlombaan ia harus menelan kekalahan, apalagi ia merasa bisa mendapatkan kemenangan di perlombaan tersebut. “Saya juga kan tipikal orang yang tidak suka kalah. Maunya setiap kompetisi juara saja. Kalau kalah kan gimana gitu rasanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aries menceritakan tantangan dirinya menjadi atlet dan mempertahankan konsistensi yakni melawan diri sendiri dari rasa malas dan bosan. “Pernah banget (rasakan jenuh), kalau menurut Aries setiap kehidupan apa pun rutinitasnya pasti ada jenuhnya. Buat ilangin itu biasanya jalan, shopping. Tapi lebih sering telepon Ibu buat ngobatin rasa kangen, kalau jenuh ada yang nguatin. Jadi mau lemes tuh ingat ibu terus,” pungkasnya.

Continue Reading

Sport

Ini Kata Bos Yamaha Kenapa Valentino Rossi Belum Tandatangani Kontrak dengan Tim Satelit

Avatar

Published

on

Managing director Yamaha, Lin Jarvis, mengungkapkan alasan Valentino Rossi belum membubuhkan tanda tangannya dengan Petronas Yamaha SRT. Sudah bukan rahasia lagi bahwa Valentino Rossi akan memilih tim satelit Yamaha, Petronas Yamaha SRT sebagai pelabuhan barunya usai kontraknya di tim pabrikan tidak lagi diperpanjang. Setelah 15 musim bersama tim pabrikan Yamaha, Valentino Rossi harus mengakhiri perjalanan manisnya tersebut pada akhir musim ini dan posisinya itu akan digantikan Fabio Quartararo.

Proses negosiasi antara Petronas Yamaha SRT dan Valentino Rossi dikabarkan hampir menemui kesepakatan akhir dengan hanya membubuhkan tanda tangan saja. Bersama tim independen asal Malaysia tersebut, rider berjuluk The Doctor itu durumorkan akan menerima kontrak berdurasi selama satu musim dengan opsi perpanjangan satu musim. Dalam sebuah kesempatan, Lin Jarvis, selaku managing director Yamaha membeberkan progres dan perkembangan soal masa depan Valentino Rossi bersama tim Petronas Yamaha.

"Valentino Rossi akan menandatangani kontrak dengan Yamaha namun dia akan membalap untuk Petronas SRT," kata Lin Jarvis, dilansir BolaSport.com dari Corsedimoto . Lin Jarvis menegaskan proses negosiasi antara pembalap berusia 41 tahun itu dan Petronas Yamaha SRT tidak sesederhana yang orang pikirkan dengan mempertimbangkan banyak aspek. "Saya harus menekankan bahwa kami memerlukan persetujuan dari tiga pihak (Rossi, Yamaha, Petronas) yang terlibat sebelum kami dapat menandatangani apa pun," ucap Lin Jarvis.

"Kedengarannya mudah, namun hal ini tidak sesederhana itu, ini adalah tentang mendefinisikan secara tepat mengenai semua kewajiban, hak serta ketentuan semua pihak yang terlibat," imbuhnya. Dengan mempertimbangkan banyak aspek itulah, pengumuman bergabungnya Valentino Rossi ke Petronas Yamaha SRT harus mengalami beberapa kali penundaan. Sebelumnya, pembalap berkebangsaan Italia itu awalnya dirumorkan akan mengumumkan kepindahannya pada seri balap perdana MotoGP Spanyol pada 17 19 Juli lalu.

Namun, kabar terkni menyebutkan bahwa sosok ikonik dengan nomor 46 itu akan mengumumkan masa depannya pada seri MotoGP San Marino 2020 mendatang. "Semua berjalan baik, kami melanjutkan pembicaraan ini dengan lancar, kami telah saling berhubungan dengan semua pihak yang terlibat," tutur Lin Jarvis menambahkan. "Pengumuman kontrak itu kemungkinan akan terjadi pada seri MotoGP San Marino, saat itu mungkin kami telah siap untuk mempunyai hal yang harus dikatakan," ucapnya.

Continue Reading

Sport

Pihak BWF Terpaksa Batalkan Empat Turnamen Sekaligus Bulan September

Avatar

Published

on

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) secara resmi kembali memutuskan untuk membatalkan beberapa turnamen karena pandemi Covid 19. Terbaru, empat turnamen yang masuk dalam rangkain BWF World Tour 2020 telah dibatalkan. Empat turnamen yang dibatalkan tersebut antara lain Taiwan Terbuka, Korea Terbuka, China Terbuka, dan Japan Terbuka.

Pembatalan empat turnamen tersebut tentu membuat jadwal bulu tangkis tahun ini semakin tak karuan mengingat memang belum ada kepastian kapan pandemi ini berakhir. Situasi tersebut tentu perlu disikapi secara jernih dan bijak oleh semua komponen yang terlibat dalam ranah tersebut. Thomas Lund selaku Sekrataris Jenderal BWF mengungkapkan keputusan berat yang harus dikeluarkan tersebut utamanya demi keselamatan dan keamanan semua pihak.

Walaupun ia sendiri merasa kecewa dengan keputusan tersebut, namun urusan kesehatan masyarakat sekali lagi menjadi aspek yang paling diprioritaskan. "Keputusan untuk membatalkan turnamen ini dibuat demi kepentingan kesehatan para pemain, penonton, relawan, dan asosiasi anggota," ujar Thomas Lund dilansir laman resmi BWF . "Kami sangat kecewa harus membatalkan turnamen lagi, tetapi kami merasa bahwa kesejahteraan semua orang yang terlibat adalah hal yang paling penting saat ini,".

"Saya mengakui upaya besar yang dilakukan oleh asosiasi anggota kami di daerah selama proses ini dilalui dengan kesabaran dan komitmen mereka kepada BWF," jelasnya. Lebih lanjut, Thomas Lund menyadari keinginan para penggemar bulu tangkis dunia yang ingin melihat para atlet kebanggaannya bisa bertanding kembali di atas lapangan. Hanya saja situasi yang belum memungkinkan digelarnya turnamen dengan melibatkan para atlet membuat apa yang diinginkan bersama belum terlaksana.

"Kami berbagi kekecewaan dengan banyak orang di seluruh dunia yang juga menantikan kembalinya bulu tangkis dan kami menghargai semua dukungan yang ada," jujur Thomas Lund. "BWF akan terus menyesuaikan diri dengan perubahan untuk memastikan setiap kegiatan mematahui aturan protokol kesehatan dari WHO," tukasnya melanjutkan. Setelah mengeluarkan keputusan tersebut, BWF dan para mitranya akan terus memantau situasi terbaru di daerahnya masing masing di tengah pandemi Covid 19.

1. Yonex Taipei Open 2020 (01 06 September) 2. Korea Terbuka (08 13 September) 3. Victor China Terbuka (15 20 September)

4. Daihatsu Yonex Japan Open (22 27 September)

Continue Reading

Trending